Tips & Trik Pelumas & Pelumasan
 
 
 
 

Tahukah Anda mengapa kita harus ganti pelumas?

Secara umum semua pelumas akan mengalami kerusakan yang disebabkan beberapa hal yang menyebabkan kita harus mengganti pelumas  secara rutin.

Tiga hal utama  yang menyebabkan penggantian pelumas atau oli yaitu:

   Degradasi base oil (penurunan kinerja base oil)

Hal utama yang menyebabkan degradasi base oil adalah oksidasi. Oksidasi  disebabkan oleh asam sisa hasil pembakaran dan material yang tak larut, hasil oksidasi ini menyebabkan terjadinya deposit karbon dan korosi pada permukaan mesin.

Hal lain yang mendorong terjadinya oksidasi adalah panas, kontaminasi dan kualitas base oil itu sendiri. Suhu pelumas memainkan peranan penting pada peningkatan laju oksidasi, setiap kenaikan 10 derajat celcius akan meningkatkan laju oksidasi dua kali. Selain itu kontaminasi juga sangat mempengaruhi perubahan laju oksidasi karena berperan sebagai katalis .

Adanya serpihan metal /gram semakin mempercepat laju reaksi oksidasi terlebih lagi dengan adanya air. Kualitas base oil yang digunakan memegang peranan penting pada proses oksidasi ini. Base oil kualitas rendah yang masih mengandung pengotor seperti aromatic dan hidrokarbon yang tidak larut akan dengan cepat bereaksi dengan oksigen dan meningkatkan laju oksidasi lebih cepat di bandingkan dengan base oil kualitas baik.  

Pada proses oksidasi , base oil dapat rusak oleh panas, hidrolisis dan reaksi kimia dengan kontaminan. Proses oksidasi ini tidak dapat dihilangkan tetapi hanya bisa diminimisasi. Untuk mengurangi proses oksidasi dapat dilakukan dengan mengurangi suhu pelumas, memilih base oil yang berkualitas, mencegah dan mengurangi kontaminasi.

   Penurunan fungsi aditif

Penurunan fungsi aditif dapat melalui beberapa mekanisme.

  • Reaksi dengan air. Air dapat bereaksi dengan beberapa  jenis additive yang disebut dengan proses hidrolisis yang pada akhirnya dapat menyerang jenis additive lainnya (water washing)
  • Reaksi dengan partikel pengotor.  Beberapa additive dapat digantikan oleh partikel pengotor (partikel scrubbing).
  • Habis karena bereaksi . Jumlah additive akan berkurang dan habis setelah bereaksi atau melakukan fungsinya.

Proses ini tidak dapat dihilangkan tetapi dapat di minimisasi dengan menjaga suhu pelumas, dan mengontrol kotaminasi. 

   Kontaminasi

Banyak tipe kontaminasi yang dapat menyebabkan degradasi pelumas. Kontaminan  yang paling  umum adalah partikel debu. Partikel inilah  yang paling bertanggung jawab atas kerusakan mekanikal pada  komponen mesin.

Selain  itu ada juga kontaminasi oleh air  yang dapat menyebabkan terjadinya korosi , kontaminasi lain dapat disebabkan oleh bahan kimia yang mungkin tercampur dalam pelumas seperti radiator coolant dan lain-lain.

Suhu Pelumas
Suhu pelumas pada saat bekerja sangat besar pengaruhnya dalam menentukan umur pemakaian pelumas, semakin tinggi suhu pelumas semakin cepat teroksidasi semakin pendek usia pakai pelumas. Salah satu penyebab naiknya suhu pelumas adalah gesekan, oleh karena itu gesekan harus di minimalkan agar usia pakai pelumas lebih lama.

Mengurangi Gesekan
Mengurangi gesekan pada mesin akan meningkatkan effisiensi mesin. Gesekan berkurang artinya energi yang hilang menjadi panas , suara, dan keausan/kerusakan bahan berkurang.  Untuk mengurangi gesekan biasanya digunakan dua metode, yaitu:

a. Pertama, menghaluskan permukaan yang melakukan kontak. Contoh : mengetam  permukaan kayu dapat mengurangi gesekan diantara dua permukaan kayu tersebut. Teflon membuat sedikit gesekan karena sangat halus/lembut/licin.

b. Kedua, adalah dengan menambahkan pelumas pada permukaan kontak yang dapat mengurangi gesekan. Pelumas dan gemuk mengurangi gesekan dengan meminimilisasi  kontak antara dua permukaan. Partikel-patikel pelumas sangat mudah bergerak antara mereka dan menyebabkan berkurangnya gesekan yang  terjadi diantara dua permukaan. Pelumas seperti oli mesin  mengurangi sejumlah besar energi yang hilang akibat panas gesekan dan mengurangi kerusakan pada permukaan mesin karena gesek.

Solusi

PRIMO Lubricants memberikan solusi untuk meningkatkan efisiensi mesin dengan cara mengurangi gesekan yang terjadi pada mesin  dengan memperkenalkan :

“The Most Advanced State-of-the-Art”
NIB (Nano Ionic Bond) LUBRICATING TECHNOLOGY

membuat PRIMO mampu menghadirkan Pelumas Superior & keuntungan performa “energi biaya rendah”. NIB (Nano Ionic Bond ) akan membentuk ikatan kovalen & ionik yang kuat pada permukaan metal yang vital dan membentuk permukaan baru dengan sifat super licin melindungi metal dari gesekan, korosi micro pitting & keausan.

NIB (Nano Ionic Bond) LUBRICATING TECHNOLOGY Metal Treatment memisahkan air dari permukaan metal dan superior dalam melindungi peralatan di lingkungan yang basah. Juga meningkatkan daya tahan pelumas terhadap efek dari panas yang berakibat meningkatnya laju oksidasi yang merusak pelumas.

Tersedia dalam formulasi konsentrasi tinggi serba guna (PRIMO POWERMAXI) yang dapat ditambahkan pada hampir semua jenis pelumas, baik yang petroleum maupun synthetic based untuk meningkatkan kemampuan anti-gesek, anti-korosi dan penghambat uap air.

Juga tersedia dalam formulasi siap pakai seperti pelumas & gemuk PRIMO untuk mesin, gear, hidrolik, kompresor, wire rope & kabel, pelumas & gemuk industri lainnya.

 
PRIMO Lubricants - Customer Service: +62 021 54350841, Email: salesjkt@jcprimo.com